entah kenapa aku sangat iba melihatnya hari ini
masuk lalu langsung keruangannya....
tanpa kata tanpa senyum seperti biasa....
lalu dia keluar dengan resah.....
seperti ingin tumbang hari ini
kata kata itu keluar dari mulutnya
sedang apa ? sibuk..?
Aku tak menjawab hanya menatap lekat kearah matanya...
lumaayan lah bang.... Abang kenapa
biasalah masalah semakin tak menetu macam kita ini mesin dibuatnya... hanya itu ucap yang keluar dari belahan bibir keringnya...
itu jangan tak dikerjakan semua yang kemaren abang serahkan ke kamu....
siap bang.... mudahan besok semua sudah ada di meja abang....jawab ku lugas
ya..ya... lalu dia masuk kembali keruangan seperti gelisah...
dan akupun meneruskan apa yang perlu kuteruskan ....
yaaaaaccch sudahlah semoga baik baik saja....
sepertinya akupun harus segra pulang
karna waktu sudah menunjukan ke angka 17. wib
dan hujan mulai membasahi bumi sang pencipta....
kan ku biarkan semua menjadi cerita pagi ini
walau sedikit sembringah bersama hujan
by : Ayanks sweet
Selasa, 03 Mei 2011
Ayanks sweet = kenapa ?
Senin, 02 Mei 2011
HUJAN DALaM bait kata
HUJAN KIAN MANJA MEMELUK KU
SEMENTARA AKU SEAKAN TAK MAMPU MENCORET KANVAS PAGI
BUTIRAN HUJAN YANG MENYATU JATUH DIDEDAUNA
MENJADI NUANSA INDAH UNTUK Menjadikan ku damai sesaat
ENTAHLAH KENAPA HARI INI PENA KU TAK MAMPU MENCORET KANVAS PAGI
walau hanya dengan satu kata " aku ingin kau ada di saat saat seperti ini"
tuk damai kan resahku dan membiaskan Rinduku dalam pelukan hujan
BY: aYANKS SWEET
SEMENTARA AKU SEAKAN TAK MAMPU MENCORET KANVAS PAGI
BUTIRAN HUJAN YANG MENYATU JATUH DIDEDAUNA
MENJADI NUANSA INDAH UNTUK Menjadikan ku damai sesaat
ENTAHLAH KENAPA HARI INI PENA KU TAK MAMPU MENCORET KANVAS PAGI
walau hanya dengan satu kata " aku ingin kau ada di saat saat seperti ini"
tuk damai kan resahku dan membiaskan Rinduku dalam pelukan hujan
BY: aYANKS SWEET
Langganan:
Postingan (Atom)



