Senin, 25 April 2011

"Mencoba Mencoret Senja Di Pagi Buta"



Mencoba Mencoret Senja Di Pagi Buta


seolah kuingin berlari mencoba mencoret senja di pagi buta  yang meng halangi keindahan senjaku pagi ini. Anganku memang berharap pagi ini adalah hari terindah yang bisa kunikmati selama hidupku dan ingin kurasakan adanya sorot mata Indah itu  yang membasahi relung hati yang telah lama kering dihantam lazuardi.

Kubicara pada senja mungkin tak pernah terdengar oleh kicauan burung yang menyapa mereka dengan siulan hangat. Menceritakan suara kokok ayam dengan merduanya seolah dunia pagi adalah milik hewan-hewan yang tak pernah diberikan akal pikiran. Padahal pagi adalah miliku dan senja adalah penutup kisah penaku yang selama ini seolah buta tak pernah menentu arah tujuan maksud kata-katanya. Dan ingatlah kawan pelarianku tetap pada satu makna dan tujuan bahwa ku ingin 
mencoba mencoret senja di pagi buta dengan bola mataku yang tak pernah menoleh ke belakang.

Langkahku ternyata tak pernah bisa meraih kanvas langit yang seolah menjauh bila kudekati, menghilang bila kudaki, dan merona bila hanya ku pandangi. Getarku menggerakan samudera yang airnya tak pernah mampu ku cipraktan ke kanvas biru milik sang pencipta, namun disana bisa ku buat warna pelangi indah lewat cipratan ciptaanku sendiri. Yah -kuciptakan sendiri- cipratan pelangi itu, walau kau tak pernah melihat ada seorang wanita yang berdiri membantuku 
mencoba mencoret senja di pagi buta



Ayanks sweet
   with love 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar